AS Borong Yen Jepang untuk Pertama Kali dalam Satu Dekade, Ada Apa?

Read Time:1 Minute, 15 Second

Amerika Serikat mengambil langkah langka dengan membeli yen Jepang untuk membantu menahan pelemahan tajam mata uang tersebut. Transaksi dilakukan Federal Reserve Bank of New York atas arahan Departemen Keuangan AS pada Jumat, 31 Juli 2026. Dalam operasi itu, otoritas AS dilaporkan menjual euro dan membeli yen di pasar valuta asing. Aksi tersebut menjadi pembelian yen langsung oleh AS untuk mendukung mata uang Jepang sejak 1998.

Langkah tersebut dilakukan setelah yen mengalami tekanan berat dan menyentuh level terendah dalam sekitar empat dekade. Pada 23 Juli, yen sempat melemah hingga sekitar 163,99 per dolar AS. Pelemahan yen meningkatkan biaya impor Jepang, termasuk kebutuhan energi dan pangan yang banyak dibeli menggunakan mata uang asing. Kondisi tersebut juga menambah kekhawatiran terhadap stabilitas pasar keuangan Jepang.

Intervensi AS dilakukan bersama Jepang untuk meredam pergerakan yen yang dinilai terlalu cepat dan tidak teratur. Jepang sebelumnya telah menggelontorkan dana besar untuk membeli yen dan menahan pelemahannya. Kementerian Keuangan Jepang memang dapat melakukan intervensi ketika pergerakan mata uang dianggap tidak mencerminkan fundamental ekonomi. Setelah intervensi bersama, yen sempat menguat hingga sekitar 155,20 per dolar AS.

Namun, intervensi belum menjamin yen akan menguat secara berkelanjutan. Pelaku pasar tetap mencermati kebijakan suku bunga Bank of Japan dan kesenjangan imbal hasil dengan Amerika Serikat. Suku bunga AS yang relatif tinggi membuat aset berbasis dolar masih menarik bagi investor global. Analis menilai penguatan yen berkelanjutan membutuhkan dukungan kebijakan moneter Jepang dan perbaikan sentimen pasar. Meski begitu, keterlibatan AS memberikan sinyal kuat bahwa Washington dan Tokyo siap menghadapi volatilitas ekstrem bersama.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 10 Kuliner Vegan Indonesia yang Wajib Dicoba Menurut TasteAtlas
Next post BI Catat Modal Asing Masuk RI Tembus US$8,5 M di Kuartal II 2026