Genjot Ekonomi RI, Intip 4 Rekomendasi Buat Redam Inflasi
Indonesia menghadapi tantangan menjaga pertumbuhan ekonomi ketika tekanan harga dan ketidakpastian global masih berlangsung sepanjang 2026. Pemerintah dan Bank Indonesia menargetkan inflasi tetap berada dalam kisaran 2,5±1 persen. Stabilitas harga penting karena inflasi tinggi dapat menekan daya beli masyarakat. Pengendalian inflasi juga perlu dilakukan tanpa menghambat aktivitas ekonomi dan investasi.
Rekomendasi pertama adalah memperkuat produksi dan ketersediaan pangan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok. Pemerintah dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan stok komoditas strategis tersedia sepanjang tahun. Kedua, distribusi pangan antardaerah perlu dibuat semakin efisien. Infrastruktur dan logistik yang baik dapat mengurangi biaya distribusi serta mengatasi perbedaan pasokan antarwilayah.
Rekomendasi ketiga adalah menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan fiskal yang tepat sasaran. Bantuan pangan dapat diarahkan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan ketika tekanan harga meningkat. Pemerintah sebelumnya juga menggunakan diskon transportasi dan tarif tol pada periode tertentu. Kebijakan tersebut membantu mengurangi beban pengeluaran tanpa memberikan stimulus secara berlebihan.
Rekomendasi keempat adalah menjaga koordinasi kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter Bank Indonesia. Stabilitas rupiah penting karena pelemahan nilai tukar dapat meningkatkan biaya barang impor. Bank Indonesia juga menggunakan kebijakan suku bunga untuk menjaga stabilitas dan mengendalikan ekspektasi inflasi. Kebijakan makroprudensial tetap diarahkan mendukung pembiayaan sektor riil.
Empat strategi tersebut perlu berjalan bersama agar pengendalian inflasi tidak mengorbankan momentum pertumbuhan ekonomi. Pasokan pangan, distribusi, daya beli, dan stabilitas moneter saling berkaitan dalam menentukan pergerakan harga. Koordinasi pemerintah pusat dan daerah juga diperlukan untuk menangani tekanan harga berdasarkan kondisi masing-masing wilayah. Dengan kebijakan terukur, stabilitas harga dapat menjadi fondasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
