Pramono Ajak FBR Jaga Jakarta: Kota Global Tak Cuma Bangun Fisik

Read Time:1 Minute, 19 Second

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak Forum Betawi Rempug atau FBR bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan Jakarta. Ajakan tersebut disampaikan dalam Milad ke-25 FBR di kawasan Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pramono menekankan pembangunan Jakarta sebagai kota global tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik. Kondisi sosial dan rasa aman masyarakat juga menjadi bagian penting dalam transformasi tersebut.

Menurut Pramono, Jakarta membutuhkan keterlibatan berbagai kelompok masyarakat untuk menjaga kehidupan kota tetap harmonis. Organisasi kemasyarakatan dinilai memiliki peran dalam membangun lingkungan yang tertib dan kondusif. Ia berharap FBR turut berkontribusi menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Jakarta. Pendekatan tersebut dianggap penting karena Jakarta dihuni masyarakat dengan berbagai latar belakang budaya.

Pramono juga menyinggung perubahan posisi Jakarta setelah tidak lagi menjadi satu-satunya pusat pemerintahan nasional. Pemerintah Provinsi DKI terus mendorong Jakarta menjadi pusat ekonomi dan kota global yang kompetitif. Transformasi tersebut membutuhkan pembangunan transportasi, layanan publik, lingkungan, serta kualitas sumber daya manusia. Namun, pembangunan fisik harus berjalan bersama penguatan kehidupan sosial masyarakat.

FBR merupakan organisasi masyarakat Betawi yang berdiri pada 29 Juli 2001. Organisasi tersebut memiliki jaringan di Jakarta dan sejumlah kawasan penyangga. Pramono berharap kekuatan komunitas dapat diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi pemerintah dan organisasi masyarakat juga dapat membantu menjaga budaya Betawi sebagai identitas penting Jakarta.

Upaya menjadi kota global membutuhkan lingkungan yang aman, inklusif, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung. Stabilitas sosial juga penting untuk mendukung investasi serta aktivitas ekonomi di Jakarta. Pramono mengajak FBR menjadi bagian dari proses perubahan tersebut melalui kontribusi positif di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kemajuan Jakarta harus dibangun melalui infrastruktur sekaligus kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Fahri Hamzah Usul Bentuk Peradilan Etika untuk Tindak Cepat Pejabat Korup
Next post Kepala BPIP Nilai Hoegeng Awards Tradisi Baik, Harap Lembaga Lain Mengikuti