Dolar AS Masih Betah di Level Rp 18.000

Read Time:1 Minute, 9 Second

Nilai tukar rupiah masih bergerak di atas level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan pertengahan Juli 2026. Pada Selasa, 14 Juli 2026, rupiah ditutup menguat tipis ke Rp18.091 per dolar AS. Kurs JISDOR Bank Indonesia juga menguat menjadi Rp18.099 per dolar AS. Meski membaik, posisi tersebut menunjukkan dolar AS masih bertahan di kisaran Rp18.000.

Pergerakan rupiah dipengaruhi perkembangan ekonomi global dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Pelaku pasar juga mencermati data inflasi Amerika Serikat sebagai petunjuk langkah suku bunga berikutnya. Inflasi yang lebih tinggi berpotensi memperkuat dolar AS terhadap berbagai mata uang dunia. Sebaliknya, inflasi yang melandai dapat mengurangi tekanan terhadap rupiah. Indeks dolar tercatat berada di kisaran 101 pada perdagangan terbaru.

Pemerintah menyatakan terus menjaga kepercayaan pasar melalui penguatan kualitas kebijakan fiskal dan ekonomi nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan memperkuat penerimaan negara dan meningkatkan kepatuhan pajak. Pemerintah juga berupaya mengoptimalkan pendapatan dari sektor mineral serta sumber daya alam. Selain itu, efisiensi pengelolaan anggaran dan pembiayaan tetap menjadi prioritas.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang berlangsung beragam sepanjang perdagangan Selasa. Won Korea Selatan, dolar Singapura, yuan China, dan yen Jepang berhasil mencatat penguatan. Sementara itu, rupee India dan baht Thailand mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Analis menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi sentimen global dalam beberapa waktu mendatang. Pasar juga terus memantau perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan kondisi geopolitik internasional.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post KKP Siapkan Aturan Penyaluran BBM Nelayan Rp 15.000/Liter
Next post Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Jembrana Edukasi Safety Riding dan Penerangan Keliling