Potret Ploso Cafe Watu Wayang, Destinasi Wisata Kuliner di Karanganyar

Read Time:1 Minute, 13 Second

Ploso Cafe Watu Wayang menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang menarik perhatian di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kafe tersebut berada di Desa Ploso, Kecamatan Jumapolo, dengan suasana pedesaan yang masih asri. Lokasinya berada di tepi sungai sehingga menghadirkan pemandangan alam yang menenangkan. Tempat ini dikelola oleh BUMDes Ngudi Berkah Desa Ploso sebagai bagian dari pengembangan potensi wisata desa.

Pengunjung dapat menikmati hidangan khas pedesaan sambil bersantai di gazebo dan pendopo yang tersedia. Salah satu menu andalannya adalah durian khas Desa Ploso yang dikenal manis dan legit. Selain itu, tersedia berbagai makanan tradisional serta minuman dengan harga yang terjangkau. Harga menu berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000 per porsi. Suasana yang sejuk membuat kafe ini cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman.

Ploso Cafe Watu Wayang juga menawarkan pengalaman bersantap dengan latar suara aliran sungai dan pepohonan rindang. Pengelola melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas karaoke untuk menambah kenyamanan pengunjung. Perpaduan konsep wisata alam dan kuliner menjadi daya tarik utama tempat ini. Tidak sedikit wisatawan datang untuk menikmati makanan sekaligus mengabadikan momen di berbagai sudut kafe. Popularitasnya terus meningkat melalui promosi di media sosial.

Kafe ini beroperasi setiap Senin hingga Kamis serta Sabtu dan Minggu mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Sementara itu, setiap hari Jumat, Ploso Cafe Watu Wayang tidak melayani pengunjung. Kehadiran destinasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Ploso. Pengembangan wisata berbasis desa juga menjadi upaya memperkenalkan potensi kuliner dan alam Karanganyar kepada wisatawan dari berbagai daerah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Dendeng Ikan Manis Eretan Wetan, Cita Rasa Khas Indramayu yang Kian Diminati
Next post Jember Bangun Kawasan Street Food Terintegrasi Ala Malioboro, Rampung Akhir 2026