Bos Pramac Ungkap Hal yang Mustahil Ditiru MotoGP dari Formula 1

Read Time:1 Minute, 18 Second

Bos Pramac Racing, Paolo Campinoti, menilai MotoGP tidak perlu meniru seluruh konsep yang diterapkan Formula 1. Menurutnya, ada satu keunggulan MotoGP yang justru tidak dimiliki ajang balap mobil tersebut, yakni durasi balapan yang singkat namun penuh aksi. Campinoti mengatakan karakter itulah yang membuat MotoGP memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar. Ia menilai setiap seri MotoGP mampu menyajikan ketegangan sejak lampu start hingga garis finis tanpa banyak jeda.

Dalam wawancara bersama Sky Sport Italia, Campinoti menyebut balapan MotoGP umumnya berlangsung sekitar 40 hingga 45 menit. Sebaliknya, balapan Formula 1 dapat berlangsung hampir dua jam, bahkan lebih lama dalam kondisi tertentu. Menurutnya, perbedaan durasi tersebut tidak mungkin diubah karena berkaitan langsung dengan karakter kendaraan, regulasi, dan format kompetisi masing-masing. Oleh sebab itu, MotoGP tidak perlu menyalin konsep Formula 1 secara utuh.

Campinoti mengakui MotoGP telah mengadopsi sejumlah inovasi dalam beberapa musim terakhir, termasuk Sprint Race yang digelar setiap Sabtu. Ia menilai format tersebut berhasil menambah daya tarik akhir pekan balap meski jumlah seri dalam satu musim kini terasa cukup banyak. Namun, ia menegaskan identitas utama MotoGP tetap berada pada balapan yang padat, cepat, dan menyuguhkan aksi sejak awal hingga akhir. Faktor itulah yang menurutnya menjadi nilai jual utama kejuaraan roda dua tersebut.

Pria yang membawa Pramac meraih gelar juara dunia tim independen itu berharap MotoGP terus mempertahankan karakter khasnya di tengah perkembangan olahraga balap global. Menurutnya, setiap ajang memiliki identitas dan keunggulan yang berbeda sehingga tidak perlu saling meniru. MotoGP dinilai cukup fokus meningkatkan kualitas persaingan di lintasan sambil tetap menjaga format balapan yang telah menjadi ciri khas selama bertahun-tahun.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Update Tabrakan Beruntun di Bandung, Pihak Truk LPG Tanggung Jawab
Next post Semenyo Bicara soal Iman dan Sepakbola