Teras Malioboro Perkuat Daya Tarik Kuliner, Ingin Wisatawan Datang Sengaja

Read Time:1 Minute, 5 Second

Teras Malioboro terus memperkuat positioning sebagai destinasi wisata belanja dan kuliner di Yogyakarta. Pengelola kini mendorong kuliner khas sebagai alasan wisatawan datang secara khusus.

Kepala PLUT KUMKM Teras Malioboro Wisnu Hermawan mengatakan strategi tersebut menjawab persaingan destinasi yang semakin ketat. Menurutnya, tenant tidak cukup hanya menyediakan tempat berjualan. Produk yang ditawarkan perlu memiliki kekhasan agar mampu menarik kunjungan tersendiri.

Program pengembangan tenant mulai berjalan melalui inkubasi yang terbagi dalam tiga tahap. Tahap awal berfokus pada inovasi produk melalui pelatihan dan pendampingan. Peserta kemudian diarahkan memperkuat pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, serta pemasaran melalui media sosial.

Pengembangan kuliner juga diarahkan untuk membentuk produk ikonik yang sulit ditemukan di tempat lain. Konsep tersebut diharapkan membuat konsumen bersedia datang khusus untuk mencoba makanan tertentu. Strategi ini sekaligus dapat membantu tenant mengurangi ketergantungan terhadap arus wisatawan Malioboro.

Upaya memperkuat kuliner sebenarnya sudah dilakukan melalui berbagai kegiatan. Pada Mei 2026, Kangen Dolan menghadirkan beragam makanan tradisional dan kuliner nostalgia di Teras Malioboro. Acara tersebut menarik wisatawan yang ingin menikmati sajian khas sekaligus suasana kuliner tempo dulu.

Teras Malioboro sendiri telah menjadi pusat belanja produk khas Yogyakarta. Kawasan tersebut menyediakan batik, suvenir, kerajinan, kaus, serta berbagai pilihan kuliner. Dengan penguatan produk kuliner, pengelola ingin membangun alasan baru bagi wisatawan untuk berkunjung. Target akhirnya adalah menjadikan Teras Malioboro sebagai tujuan kuliner, bukan sekadar lokasi belanja.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post MA Terbitkan SEMA 3/2026, Begini Dampaknya bagi Proses Praperadilan