Airlangga Pastikan Isu Transshipment Tak Ganggu Kesepakatan Dagang RI-AS

Read Time:1 Minute, 0 Second

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yakin tuduhan transshipment dari Amerika Serikat tidak mengganggu kesepakatan dagang RI-AS. Pemerintah tetap menjalankan proses kesepakatan perdagangan kedua negara.

Airlangga mengatakan pemerintah masih memantau perkembangan isu tersebut. Ia menegaskan laporan Amerika Serikat berjudul “The Great Transshipment Scam” tidak sesuai kondisi perdagangan Indonesia. Pemerintah juga membantah Indonesia membantu China menghindari tarif melalui praktik transshipment.

Dalam laporan tersebut, Indonesia disebut bersama beberapa negara lain dalam dugaan jaringan pengalihan barang. Amerika Serikat juga menyoroti aktivitas perdagangan yang berkaitan dengan China di koridor Bekasi-Batam. Airlangga membantah anggapan tersebut karena kawasan industri tersebut telah berkembang sejak 1990-an.

Menurut Airlangga, industri plastik di kawasan tersebut sebagian besar menggunakan bahan baku yang tersedia di Indonesia. Bahan baku plastik antara lain diproduksi Chandra Asri dan Lotte Chemicals. Produk packaging juga banyak digunakan untuk kebutuhan domestik atau diekspor ke negara lain.

Pemerintah sebelumnya juga memastikan perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat tetap berjalan. Kesepakatan tersebut memiliki mekanisme bilateral tersendiri dan terus diproses kedua negara.

Airlangga menilai Indonesia tetap berkomitmen menjaga perdagangan yang adil dengan Amerika Serikat. Pemerintah juga terus berkomunikasi untuk memastikan hubungan dagang kedua negara tetap berjalan. Polemik transshipment kini menjadi isu yang dipantau pemerintah tanpa mengubah arah kesepakatan perdagangan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Wisata Kuliner Dubai, Nikmati Hidangan Emirat hingga Fine Dining Michelin
Next post Ban Mobil Bermasalah di Rest Area Balesinggah, PJR Sigap Bantu Pengemudi