MPR Dukung Peran Strategis Lembaga Keagamaan dalam Perkuat Persatuan NKRI
Majelis Permusyawaratan Rakyat mendukung peran strategis lembaga keagamaan dalam memperkuat persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan dalam berbagai kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang melibatkan organisasi keagamaan. MPR menilai lembaga keagamaan memiliki kontribusi besar membangun moderasi, toleransi, dan semangat kebangsaan. Peran itu dinilai semakin penting di tengah tantangan polarisasi serta penyebaran informasi yang memicu perpecahan. Penguatan sinergi antara negara dan tokoh agama diharapkan mampu menjaga keutuhan bangsa.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menegaskan pemahaman agama yang moderat menjadi fondasi menjaga persatuan nasional. Menurutnya, lemahnya penghayatan nilai keagamaan dapat memicu konflik serta mengikis semangat kebangsaan. Karena itu, penguatan Empat Pilar MPR RI menjadi solusi untuk memperkokoh kehidupan berbangsa. Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai tersebut harus dipahami seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya.
MPR juga mendorong organisasi keagamaan terus menjadi mitra strategis dalam membangun karakter kebangsaan. Tokoh agama dinilai memiliki pengaruh besar menyampaikan pesan persatuan kepada masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman Indonesia. MPR juga menilai lembaga keagamaan berperan penting menangkal penyebaran paham ekstrem serta intoleransi. Langkah itu sejalan dengan upaya menjaga stabilitas nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani sebelumnya juga menekankan pentingnya kontribusi ulama dan organisasi keagamaan dalam menjaga perdamaian. Menurutnya, persatuan bangsa harus terus dirawat melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. MPR berharap lembaga keagamaan tetap menjadi penggerak nilai persaudaraan, toleransi, dan cinta tanah air. Dukungan terhadap peran strategis tersebut diharapkan memperkuat ketahanan nasional menghadapi berbagai tantangan global. Dengan semangat kebersamaan, Indonesia diyakini mampu menjaga persatuan sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
