Antrean Truk di Ketapang Tembus 15 Km, Polda Jatim Siagakan 60 Personel
Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, kembali mengalami kepadatan. Pada Senin (7/9/2026), antrean kendaraan dilaporkan mencapai sekitar 15 kilometer. Kepadatan tersebut didominasi kendaraan logistik yang hendak menyeberang menuju Bali.
Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur kemudian mengerahkan 60 personel untuk membantu mengurai antrean. Puluhan petugas tersebut diperkuat 30 unit sepeda motor dan personel bantuan dari sejumlah polres sekitar Banyuwangi. Pengaturan lalu lintas dilakukan selama 24 jam dalam empat shift.
Petugas tidak hanya mengatur pergerakan kendaraan, tetapi juga mencegah pengendara menyerobot antrean. Polisi turut melakukan patroli untuk memastikan kendaraan darurat tetap dapat melintas. Ambulans dan masyarakat yang membutuhkan bantuan medis menjadi prioritas selama pengaturan berlangsung.
Kemacetan tersebut telah berlangsung lebih dari sepekan dan dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah peningkatan volume kendaraan logistik menuju Pelabuhan Ketapang. Kapasitas layanan juga terdampak pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga MB II. Jumlah kapal yang beroperasi sebelumnya turun dari 28 menjadi 23 unit.
Pemerintah bersama ASDP dan kepolisian kemudian menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat penyeberangan. Kementerian Perhubungan menambah kapal serta menerapkan pemisahan antrean berdasarkan berat kendaraan. Sementara itu, pola Tiba-Bongkar-Berangkat juga dioptimalkan untuk mempercepat pergerakan kapal.
Pada Senin pagi, antrean sempat berhasil ditekan menjadi sekitar 4,5 kilometer. Namun, kondisi dapat kembali berubah mengikuti volume kendaraan yang masuk. Polda Jatim menyatakan pengamanan akan terus diperkuat sampai antrean di kawasan Ketapang semakin terkendali.
