Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Begini Pergerakannya
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mencatat pelemahan sepanjang perdagangan sepekan terakhir. Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas Antam periode 13 hingga 18 Juli 2026 turun Rp21.000 per gram. Penurunan tersebut terjadi setelah harga emas sempat bergerak fluktuatif setiap hari. Pergerakan ini mengikuti dinamika harga emas global dan sentimen pasar internasional.
Pada awal pekan, Senin 13 Juli 2026, harga emas Antam berada di level Rp2.635.000 per gram. Harga kemudian bergerak naik dan turun selama beberapa hari perdagangan. Hingga penutupan Sabtu, 18 Juli 2026, harga emas berada di level Rp2.614.000 per gram. Dengan demikian, harga emas kehilangan Rp21.000 per gram dalam sepekan. Harga buyback juga menyesuaikan mengikuti perubahan harga jual.
Pelemahan harga emas dipengaruhi perkembangan harga emas dunia dan ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Penguatan dolar Amerika Serikat juga memberikan tekanan terhadap harga logam mulia. Meski turun, harga emas Antam masih bertahan pada level historis yang relatif tinggi. Kondisi tersebut membuat emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat.
Analis menilai harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif pada pekan depan. Pergerakan akan dipengaruhi sentimen global, nilai tukar rupiah, dan perkembangan ekonomi internasional. Sejumlah pengamat memperkirakan harga emas Antam berpeluang kembali menguat apabila harga emas dunia mengalami rebound. Investor disarankan mencermati perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.
