Rupiah Sepekan Stabil di Rp17.693, Pasar Menanti Inflasi dan Arah The Fed

Read Time:1 Minute, 18 Second

Nilai tukar rupiah bergerak relatif stabil sepanjang pekan perdagangan 24–28 Agustus 2026. Rupiah ditutup pada level Rp17.693 per dolar AS pada Jumat (28/8). Posisi tersebut menguat tipis dibandingkan penutupan pekan sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 0,29 persen pada perdagangan Jumat. Secara mingguan, penguatannya tercatat sekitar 0,01 persen. Sementara itu, kurs JISDOR Bank Indonesia berada di level Rp17.703 per dolar AS. Angka tersebut menguat tipis dari posisi Rp17.705 pada pekan sebelumnya.

Pergerakan rupiah masih dipengaruhi sentimen global dan domestik. Dari luar negeri, investor mencermati ketegangan geopolitik AS-Iran dan konflik Rusia-Ukraina. Pasar juga memperhatikan pergerakan imbal hasil US Treasury serta kekuatan dolar AS. Kondisi tersebut membuat investor cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi.

Perhatian berikutnya tertuju pada data inflasi Indonesia yang akan dirilis pekan depan. Data tersebut menjadi indikator penting bagi arah kebijakan moneter Bank Indonesia. Inflasi yang terkendali dapat memberikan ruang pelonggaran kebijakan. Sebaliknya, tekanan inflasi yang meningkat dapat membatasi ruang penurunan suku bunga.

Sentimen dari Amerika Serikat juga menjadi perhatian pasar valuta asing. Inflasi PCE AS meningkat 3,7 persen secara tahunan pada Juli 2026. Angka tersebut berada di atas target inflasi The Fed sebesar 2 persen. Kondisi ini membuat pasar mencermati sinyal Ketua The Fed Kevin Warsh mengenai arah suku bunga berikutnya.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen pada Agustus. Cadangan devisa Indonesia juga tetap kuat di US$145,3 miliar pada akhir Juli. Rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif pekan depan. Analis memperkirakan rentangnya berada sekitar Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 5 Durian Malaysia Populer, dari Musang King hingga XO dan Ciri Khasnya
Next post Gran Max Terbakar di Ringroad Jayapura, Dua Orang Tewas Terjebak di Dalam Mobil