Hasil Produksi Gas Masela 60% Domestik, 40% Diekspor

Read Time:1 Minute, 15 Second

Pemerintah menetapkan sebagian besar produksi gas dari Lapangan Abadi Blok Masela akan memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sebanyak 60 persen produksi gas dialokasikan untuk pasar domestik. Sementara itu, porsi ekspor dibatasi maksimal 40 persen dari total produksi. Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Pernyataan itu disampaikan menjelang peletakan batu pertama Proyek LNG Abadi Masela di Pulau Yamdena, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Bahlil menjelaskan alokasi domestik akan mendukung kebutuhan industri pupuk, kelistrikan, dan program hilirisasi nasional. Sebagian gas juga akan disalurkan kepada PT PLN, PT Perusahaan Gas Negara, dan perusahaan swasta. Pemerintah berharap kebijakan tersebut meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Langkah itu juga diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional. Selain itu, pengembangan industri di daerah penghasil gas diharapkan semakin terdorong.

Kementerian ESDM bersama SKK Migas memastikan alokasi gas domestik telah masuk dalam Plan of Development proyek tersebut. Lapangan Gas Abadi Blok Masela berlokasi sekitar 180 kilometer dari Pulau Yamdena di Laut Arafura. Wilayah kerja itu memiliki kontrak hingga 2055. Proyek tersebut dirancang menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun. Produksi juga mencakup 150 juta kaki kubik gas pipa per hari. Selain itu, proyek menghasilkan sekitar 35.000 barel kondensat setiap hari.

Pengembangan Blok Masela mencakup fasilitas produksi bawah laut, FPSO, pipa gas, dan kilang LNG darat. Proyek juga akan menerapkan teknologi Carbon Capture and Storage untuk mengurangi emisi karbon. Pemerintah menilai proyek strategis nasional tersebut menjadi tonggak penting penguatan sektor energi Indonesia. Meski membuka peluang ekspor, pemerintah memastikan kebutuhan gas domestik tetap menjadi prioritas utama.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Begini Pergerakannya
Next post Harga Minyak Mentah Indonesia Turun!