SWF INA milik RI Raih Skor GSR 92%, Tertinggi Kedua di Asia

Read Time:1 Minute, 6 Second

Indonesia Investment Authority (INA) mencatat pencapaian penting dalam tata kelola investasi. Sovereign Wealth Fund (SWF) milik Indonesia itu meraih skor Governance, Sustainability, and Resilience (GSR) sebesar 92 persen. Capaian tersebut menempatkan INA sebagai SWF dengan skor tertinggi kedua di Asia. Hasil itu mencerminkan penguatan tata kelola, keberlanjutan, dan ketahanan lembaga investasi nasional.

Penilaian GSR mengukur berbagai aspek penting dalam pengelolaan dana investasi negara. Aspek tersebut meliputi transparansi, akuntabilitas, tata kelola, hingga komitmen terhadap keberlanjutan. Skor tinggi menunjukkan lembaga mampu menjalankan praktik investasi yang profesional. Penilaian juga mencerminkan kesiapan menghadapi tantangan ekonomi jangka panjang.

INA menyebut pencapaian tersebut menjadi hasil dari komitmen memperkuat standar tata kelola. Lembaga itu juga terus menerapkan prinsip investasi yang bertanggung jawab. Selain mengejar keuntungan, INA berupaya menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang lembaga.

Capaian ini diharapkan meningkatkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia. Tata kelola yang kuat menjadi salah satu pertimbangan penting dalam keputusan investasi. Dengan reputasi yang semakin baik, INA memiliki peluang lebih besar menarik mitra strategis dari berbagai negara. Langkah tersebut dapat mendukung pembiayaan proyek-proyek nasional.

Pemerintah menilai prestasi tersebut memperkuat posisi Indonesia di sektor investasi global. Ke depan, INA akan terus meningkatkan kualitas tata kelola dan keberlanjutan investasinya. Upaya itu diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Indonesia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 5 Rekomendasi Lapo di Jakarta, Menunya Autentik Batak Mulai Rp30 Ribuan
Next post Jaga Kedaulatan Ekonomi, 90 Persen Pemasok MIND ID Berasal dari Lokal