Semifinal dan Final Piala Presiden Digelar di Bali, Ini Alasannya
Panitia Piala Presiden 2026 belum menetapkan lokasi pertandingan semifinal dan final turnamen tersebut. Steering Committee dan Organizing Committee masih mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum menentukan stadion. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan keputusan juga mempertimbangkan tim yang lolos. Faktor keamanan dan potensi pertemuan klub dengan rivalitas tinggi menjadi perhatian panitia.
Piala Presiden 2026 berlangsung mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Delapan klub mengikuti turnamen pramusim tersebut dan terbagi dalam dua grup. Grup A memainkan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Sementara Grup B bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Erick menjelaskan panitia perlu melihat komposisi tim yang berhasil mencapai fase gugur. Potensi pertemuan Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi salah satu pertimbangan penentuan venue. Kedua klub memiliki basis pendukung besar dan rivalitas panjang dalam sepak bola Indonesia. Karena itu, faktor keamanan menjadi bagian penting dalam menentukan stadion pertandingan.
Semifinal Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4 Agustus dengan format pertandingan tunggal. Juara Grup A akan menghadapi runner-up Grup B pada babak tersebut. Juara Grup B bertemu runner-up Grup A untuk memperebutkan tiket lainnya. Final dan pertandingan perebutan tempat ketiga dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2026.
Berdasarkan penelusuran terbaru, Bali belum diumumkan secara resmi sebagai lokasi semifinal dan final Piala Presiden 2026. Informasi kredibel justru menyebut venue fase tersebut masih menunggu keputusan panitia. Karena itu, judul awal sebaiknya tidak menyatakan Bali telah resmi terpilih. Penentuan lokasi diperkirakan mempertimbangkan finalis, keamanan, kesiapan stadion, serta kebutuhan penyelenggaraan pertandingan.
