Tol Jakarta-Cikampek Padat, Contraflow Dibuka dari KM 14 hingga KM 21
Kepadatan arus lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek pada Kamis, 9 Juli 2026. Untuk mengurai antrean kendaraan, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow. Skema tersebut diterapkan mulai KM 14 hingga KM 21 arah Cikampek. Kebijakan diberlakukan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan. Pengendara diimbau mematuhi arahan petugas demi menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Penerapan contraflow dilakukan setelah volume kendaraan menuju arah timur meningkat. Kepadatan dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat pada jam-jam sibuk. Jasa Marga menyatakan rekayasa lalu lintas bertujuan menjaga arus kendaraan tetap bergerak dan mengurangi potensi antrean panjang. Pengelola jalan tol juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk memantau perkembangan kondisi lalu lintas secara berkala. Rekayasa dapat diperpanjang atau dihentikan sesuai situasi di lapangan.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memasuki jalan tol. Pengendara juga diminta menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan tidak berpindah jalur secara mendadak selama melintasi area contraflow. Penggunaan lajur lawan arah memerlukan kewaspadaan lebih tinggi agar perjalanan tetap aman. Informasi terkini mengenai rekayasa lalu lintas dapat dipantau melalui kanal resmi Jasa Marga dan Korlantas Polri.
Selain itu, pengguna jalan disarankan memastikan saldo uang elektronik mencukupi untuk menghindari hambatan saat bertransaksi di gerbang tol. Bagi pengendara yang tidak memiliki kepentingan mendesak, perjalanan dapat dijadwalkan di luar jam padat untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan. Jasa Marga berharap kerja sama pengguna jalan dapat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas selama rekayasa contraflow diberlakukan.
