Ribuan Warga Hadiri Hari BPR-BPRS Nasional di Bandung, OJK Jabar Perkuat Akses Keuangan untuk UMKM
Ribuan warga memadati kawasan pusat kegiatan peringatan Hari BPR-BPRS Nasional yang digelar di Kota Bandung. Acara yang diinisiasi oleh industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) tersebut menjadi ajang edukasi keuangan sekaligus wadah penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung meriah itu menghadirkan berbagai program menarik, mulai dari pameran produk UMKM, layanan konsultasi keuangan, edukasi literasi finansial, hingga layanan pembukaan rekening dan akses pembiayaan bagi masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat sejak pagi hari, dengan ribuan warga datang untuk mengikuti rangkaian acara yang berlangsung sepanjang hari.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa momentum Hari BPR-BPRS Nasional menjadi sarana penting untuk memperluas akses keuangan masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Menurutnya, keberadaan BPR dan BPRS memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal karena lebih dekat dengan masyarakat dan mampu menjangkau sektor usaha yang belum sepenuhnya terlayani oleh perbankan umum.
“BPR dan BPRS merupakan mitra penting bagi UMKM. Melalui lembaga ini, pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah sekaligus mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan usaha dan keuangan,” ujarnya dalam sambutan acara.
Selain meningkatkan inklusi keuangan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya memperkuat literasi keuangan masyarakat. OJK Jawa Barat menilai masih banyak masyarakat yang membutuhkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, investasi yang aman, hingga perlindungan terhadap risiko penipuan keuangan digital yang semakin marak.
Sejumlah pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan mengaku mendapatkan manfaat besar dari acara tersebut. Selain memperoleh kesempatan memperkenalkan produk kepada masyarakat luas, mereka juga dapat berkonsultasi langsung terkait akses pembiayaan dan pengembangan usaha.
Salah seorang pelaku usaha kuliner asal Bandung menyebut bahwa keberadaan BPR dan BPRS sangat membantu usaha kecil untuk berkembang, terutama dalam memperoleh modal usaha yang sesuai dengan kebutuhan.
“Banyak UMKM yang sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi terkendala modal. Kehadiran BPR dan BPRS bisa menjadi solusi karena prosesnya lebih dekat dengan pelaku usaha,” katanya.
Pemerintah daerah turut mengapresiasi penyelenggaraan Hari BPR-BPRS Nasional di Bandung. Kegiatan tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.
Melalui peringatan Hari BPR-BPRS Nasional tahun ini, OJK Jawa Barat berharap kolaborasi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan semakin luasnya akses keuangan, UMKM diharapkan mampu berkembang lebih cepat dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian Jawa Barat maupun nasional.
