5 Kuliner Daerah yang Diboyong ke Jakarta, Terbaru Gule Sar Legi!

Read Time:1 Minute, 32 Second

Indonesia memiliki kekayaan kuliner daerah yang terus menarik perhatian masyarakat. Kini, menikmati makanan khas dari berbagai wilayah tidak lagi harus bepergian ke kota asalnya. Banyak pelaku usaha kuliner menghadirkan cita rasa autentik daerah ke Jakarta. Salah satu yang terbaru adalah Gule Sar Legi asal Solo yang mulai dikenal pencinta kuliner ibu kota. Kehadirannya menambah daftar kuliner legendaris daerah yang bisa dinikmati tanpa meninggalkan Jakarta.

1. Gule Sar Legi
Gule Sar Legi merupakan kuliner khas Solo yang terkenal dengan kuah gurih dan kaya rempah. Hidangan ini menggunakan daging sapi atau kambing yang dimasak hingga empuk. Cita rasanya cenderung ringan, tetapi tetap kaya bumbu. Kehadirannya di Jakarta menjadi pilihan baru bagi pencinta masakan tradisional Jawa Tengah.

2. Coto Makassar
Coto Makassar menjadi salah satu kuliner Sulawesi Selatan yang mudah ditemukan di Jakarta. Hidangan ini berisi daging sapi dan jeroan dengan kuah kental berbumbu kacang serta rempah. Coto biasanya disajikan bersama ketupat atau buras sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang khas.

3. Rawon Surabaya
Rawon merupakan makanan khas Jawa Timur yang memiliki kuah hitam dari kluwek. Potongan daging sapi yang empuk dipadukan dengan nasi, tauge, telur asin, dan sambal. Rasanya yang gurih membuat rawon menjadi salah satu menu favorit di banyak rumah makan khas Jawa Timur di Jakarta.

4. Mie Aceh
Kuliner khas Aceh juga banyak dibawa ke Jakarta. Mie Aceh dikenal memiliki bumbu rempah yang kuat dengan pilihan kuah, goreng, atau tumis. Hidangan ini biasanya disajikan dengan daging sapi, kambing, atau aneka hasil laut. Sensasi pedas dan aroma rempah menjadi daya tarik utamanya.

5. Pempek Palembang
Pempek menjadi salah satu kuliner daerah yang paling populer di Jakarta. Makanan berbahan ikan dan sagu ini disajikan dengan kuah cuko yang bercita rasa asam, manis, dan pedas. Beragam jenis pempek, seperti kapal selam, lenjer, dan adaan, mudah ditemukan di berbagai kawasan ibu kota. Kehadiran kuliner-kuliner daerah tersebut menunjukkan bahwa Jakarta menjadi tempat bertemunya beragam cita rasa Nusantara.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Wamendagri Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif
Next post Sedih! Restoran Indonesia Tertua di Hong Kong Tutup usai 58 Tahun Beroperasi