Prabowo untuk Generasi Penerus: Kuat Hadapi Persaingan yang Keras? Atau Mudah Mengeluh?

Read Time:1 Minute, 15 Second

Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan kepada generasi muda Indonesia agar memiliki mental kuat menghadapi persaingan. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri peluncuran buku Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Djakarta Theatre, Jumat, 7 Agustus 2026. Prabowo menilai perjalanan hidup Bahlil dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus Indonesia. Bahlil dinilai mampu menghadapi berbagai kesulitan sebelum menduduki sejumlah posisi penting pemerintahan.

Prabowo menyoroti pentingnya ketangguhan ketika generasi muda menghadapi persaingan yang semakin keras. Menurutnya, generasi penerus harus mampu menghadapi tantangan dan tidak mudah menyerah. Dunia kerja dan kehidupan membutuhkan kemampuan beradaptasi ketika menghadapi berbagai tekanan. Karena itu, pengalaman menghadapi kesulitan dapat menjadi bekal penting dalam membangun karakter.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan apresiasi terhadap kemampuan dan keberanian Bahlil. Presiden menilai perjalanan Bahlil menunjukkan seseorang dapat berkembang melalui kerja keras dan keberanian. Rekam jejak tersebut dinilai layak menjadi pembelajaran bagi anak muda. Prabowo juga menyinggung kemampuannya menilai karakter seseorang melalui percakapan dan respons ketika menghadapi situasi tertentu.

Bahlil sebelumnya memiliki perjalanan panjang sebelum menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Dia juga pernah menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sebelum memimpin Kementerian Investasi. Perjalanan tersebut menjadi bagian yang disoroti Prabowo dalam acara peluncuran buku. Acara turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara dan pejabat pemerintahan.

Pesan Prabowo menekankan kesiapan generasi penerus menghadapi perubahan dan kompetisi pada masa mendatang. Anak muda diharapkan memiliki daya juang tanpa kehilangan kemampuan belajar dari kegagalan. Ketangguhan tersebut diperlukan karena persaingan pendidikan, pekerjaan, dan kewirausahaan terus berkembang. Generasi penerus juga membutuhkan keterampilan serta kemampuan beradaptasi agar mampu memanfaatkan peluang secara maksimal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Hasil Kurang Maksimal, Raymond/Joaquin Harus Ada Perubahan Pola Main
Next post Bahlil Puji Luhut Mentornya: Ada Saat Dia Menekan, Ada Saat Dia Sayang-sayang Saya