Hasil Kurang Maksimal, Raymond/Joaquin Harus Ada Perubahan Pola Main

Read Time:1 Minute, 18 Second

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin masih menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang musim 2026. Pasangan muda tersebut beberapa kali memperoleh hasil kurang maksimal ketika menghadapi lawan dengan pola berbeda. Salah satu masalah terlihat ketika mereka terlalu sering mengangkat bola. Kondisi tersebut memberikan kesempatan lebih besar kepada lawan untuk melancarkan serangan.

Pada Badminton Asia Team Championships 2026, Raymond/Joaquin kalah dari pasangan Thailand Pharanyu Kaosamaang/Worrapol Thongsa-Nga. Pertandingan perempat final berlangsung di Qingdao Conson Arena, China, pada 6 Februari 2026. Raymond/Joaquin menyerah dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 19-21. Raymond mengakui fokus dan konsentrasi mereka mengalami penurunan selama pertandingan tersebut.

Masalah pola permainan kembali terlihat ketika Raymond/Joaquin mengikuti Badminton Asia Championships 2026 di Ningbo. Mereka dikalahkan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju dengan skor 21-11, 15-21, dan 23-25. Raymond/Joaquin terlalu banyak mengangkat bola pada poin penting gim ketiga. Situasi tersebut membuat pasangan Korea Selatan mendapatkan lebih banyak kesempatan menyerang.

Evaluasi serupa muncul ketika Raymond/Joaquin tersingkir pada babak kedua China Open 2026. Mereka kalah 13-21 dan 17-21 dari Chen Bo Yang/Liu Yi. Raymond mengakui mereka terlambat mengantisipasi perubahan pola permainan lawan. Joaquin juga menyoroti kesalahan sendiri yang masih sering terjadi sepanjang pertandingan.

Meski belum konsisten, Raymond/Joaquin telah menunjukkan potensi besar pada sejumlah turnamen penting. Mereka bahkan mencapai final Indonesia Open 2026 sebelum dikalahkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Raymond/Joaquin kalah 21-13, 18-21, dan 10-21 dalam pertandingan final tersebut. Perubahan pola permainan dan konsistensi dapat menjadi kunci perkembangan mereka menghadapi turnamen berikutnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Manchester City Mencari Pengganti Rodri
Next post Prabowo untuk Generasi Penerus: Kuat Hadapi Persaingan yang Keras? Atau Mudah Mengeluh?