Juara Kapolri Cup jadikan gelar modal menuju WJC dan Sirnas

Read Time:1 Minute, 17 Second

Para juara Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 kategori U-19 mulai mengalihkan fokus menuju turnamen berikutnya. Gelar di Jakarta menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri para atlet muda. Mereka membidik Hydroplus Sirkuit Nasional A DKI Jakarta serta BWF World Junior Championships 2026. Pertandingan final Kapolri Cup berlangsung di GOR UNJ, Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Radithya Bayu Wardhana berhasil menjadi juara tunggal taruna putra setelah menghadapi Yudha Rendra Wijaya. Duel sesama pemain PB Djarum tersebut berakhir dengan skor 21-11 dan 21-15. Radithya mengaku mampu beradaptasi sejak gim pertama karena sudah mengenal permainan lawannya. Ia juga menjaga fokus serta berusaha mengamankan setiap poin selama pertandingan final.

Gelar Kapolri Cup menjadi suntikan motivasi bagi Radithya untuk mengejar tempat dalam skuad Indonesia. Target besarnya adalah tampil pada BWF World Junior Championships 2026 di Kairo, Mesir. Selain Radithya, Ghina Khairani Guniandi juga menjadi juara pada nomor tunggal taruna putri. Keduanya berharap performa positif membantu peluang mereka menuju kejuaraan dunia junior.

Sektor ganda juga menghasilkan sejumlah juara yang bersiap menghadapi agenda berikutnya. Anju Siahaan/Faizal Pangestu menjadi kampiun ganda putra dalam turnamen tersebut. Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti merebut gelar ganda campuran. Sementara Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri berhasil menjadi juara pada sektor ganda putri.

Setelah Kapolri Cup, para pemain akan menghadapi Hydroplus Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2026. Turnamen tersebut menjadi kesempatan penting untuk mempertahankan performa sekaligus menunjukkan konsistensi. Bagi sejumlah atlet, hasil turnamen juga berkaitan dengan persaingan menuju skuad WJC 2026. Karena itu, gelar Kapolri Cup bukan tujuan akhir, melainkan modal menghadapi persaingan berikutnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Aldila waspadai pengalaman Klepac/Ninomiya pada final DC Open
Next post PBTI-TNI perkuat pembinaan taekwondo lewat Indonesia Open 2026