Harga Pangan Global Melemah pada Juni, tapi Beras dan Minyak Nabati Naik

Read Time:52 Second

Harga Pangan Global mengalami penurunan pada Juni 2026. Meski demikian, harga beras dan minyak nabati justru mencatat kenaikan, berbeda dengan sejumlah komoditas pangan lainnya yang mengalami pelemahan.

Berdasarkan FAO Food Price Index, penurunan indeks dipengaruhi oleh melemahnya harga gula, jagung, dan beberapa komoditas serealia lainnya. Peningkatan produksi di sejumlah negara serta membaiknya pasokan global menjadi faktor utama yang menekan harga.

Di sisi lain, harga beras naik akibat permintaan impor yang tetap tinggi dari sejumlah negara, sementara pasokan dari beberapa eksportir utama masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong harga beras di pasar internasional bergerak lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya.

Harga minyak nabati juga meningkat selama Juni. Kenaikan terutama didorong oleh menguatnya harga minyak sawit, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari akibat meningkatnya permintaan global serta kekhawatiran terhadap pasokan di beberapa wilayah produsen.

FAO menilai pergerakan harga pangan global masih dipengaruhi ketidakpastian cuaca, kondisi geopolitik, serta dinamika perdagangan internasional. Organisasi tersebut memperkirakan volatilitas harga sejumlah komoditas pangan masih berpotensi berlanjut pada paruh kedua 2026, sehingga negara-negara diimbau terus memantau perkembangan pasokan dan menjaga ketahanan pangan domestik.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi RI
Next post Isu Laut China Selatan Bisa Ganggu Perdagangan ASEAN, RI Harus Apa?