DAM Ambil Alih 4 Manajer Investasi BUMN dengan Dana Kelolaan Rp170 T

Read Time:1 Minute, 11 Second

PT Danantara Asset Management (DAM) resmi mengambil alih pengendalian empat manajer investasi milik BUMN. Langkah tersebut ditandai penandatanganan Share Purchase Agreement atau SPA di Jakarta. Akuisisi mencakup PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, dan PT PNM Investment Management. Keempat perusahaan itu memiliki total dana kelolaan atau Asset Under Management mencapai lebih dari Rp170 triliun per Juni 2026.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyebut akuisisi itu bukan sekadar transaksi pembelian saham. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting memperkuat industri manajemen investasi nasional. Danantara ingin menggabungkan pengalaman, jaringan, dan kapabilitas seluruh perusahaan dalam satu strategi terpadu. Tata kelola perusahaan juga akan diperkuat agar mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Danantara menargetkan proses merger empat perusahaan selesai dalam waktu sekitar satu bulan. Hasil konsolidasi diharapkan menjadi perusahaan manajemen aset terbesar di Indonesia. Perusahaan baru akan menawarkan produk investasi lebih beragam bagi investor ritel dan institusi. Distribusi produk juga diperluas melalui jaringan bank Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara. Strategi tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi nasional.

Manajemen masing-masing perusahaan menyambut positif proses konsolidasi tersebut. Mereka menilai penggabungan akan memperkuat skala usaha, inovasi produk, dan tata kelola investasi. Danantara memastikan integrasi dilakukan bertahap dengan mengutamakan kepatuhan terhadap seluruh regulasi. Layanan kepada nasabah dan mitra usaha juga dipastikan tetap berjalan tanpa gangguan. Pemerintah berharap konsolidasi tersebut meningkatkan daya saing industri manajemen investasi Indonesia di tingkat regional maupun global.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pembenahan PT Pos, Manajemen Baru Lapor Koreksi Pembukuan Rp9 T
Next post Transformasi Koperasi Menuju Mesin Baru Ekonomi Rakyat