Amri/Nita tersingkir di Japan Open usai kehilangan ketenangan

Read Time:1 Minute, 16 Second

Pasangan ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah gagal melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026. Mereka kalah dari unggulan ketiga asal Korea Selatan, Seo Seung Jae dan Chae Yu Jung. Pertandingan babak pertama berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Rabu, 15 Juli 2026. Amri dan Nita menyerah melalui tiga gim dengan skor 21-19, 13-21, dan 14-21. Kekalahan itu mengakhiri langkah wakil Indonesia pada turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.

Amri dan Nita tampil meyakinkan pada gim pertama dengan permainan menyerang yang efektif. Mereka mampu meredam tekanan lawan dan menutup gim pembuka dengan kemenangan tipis. Memasuki gim kedua, pasangan Korea Selatan mulai menguasai tempo pertandingan. Amri dan Nita kesulitan keluar dari tekanan sehingga kehilangan momentum. Kondisi tersebut berlanjut hingga awal gim ketiga.

Usai pertandingan, Amri mengakui dirinya dan Nita kehilangan ketenangan saat memasuki gim penentuan. Menurutnya, lawan mampu meningkatkan intensitas permainan dan memanfaatkan setiap kesalahan. Amri juga menilai pasangan Korea Selatan tampil lebih konsisten pada poin-poin penting. Situasi itu membuat mereka gagal mempertahankan keunggulan sejak gim pertama. Evaluasi akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi turnamen berikutnya.

Meski tersingkir, Amri dan Nita tetap mengambil pelajaran berharga dari pertandingan tersebut. Mereka menilai pengalaman menghadapi pasangan papan atas dunia akan meningkatkan kualitas permainan. Indonesia masih memiliki sejumlah wakil yang melanjutkan perjuangan di Japan Open 2026. Salah satunya pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani yang lolos ke babak 16 besar. PBSI berharap para wakil Indonesia mampu melangkah lebih jauh pada turnamen di Tokyo tersebut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Indonesia kalahkan Thailand 93-42 di Piala Asia U18 Putri
Next post Micky Arison terpilih aklamasi untuk pimpin Dewan Gubernur NBA