Box Culvert Jalur Vital Trans Kalimantan Ambruk, Arus Lalu Lintas Kasongan-Kereng Pangi Sempat Putus Total

Read Time:1 Minute, 20 Second

Arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan ruas Kasongan–Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, sempat terputus total akibat ambruknya box culvert. Insiden terjadi di Kilometer 11 Jalan Tjilik Riwut pada Minggu, 5 Juli 2026. Ruas tersebut merupakan jalur utama penghubung Palangka Raya, Kasongan, Sampit, hingga Pangkalan Bun. Ratusan kendaraan sempat tertahan di kedua arah sebelum penanganan dilakukan.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima laporan. Penanganan darurat dilakukan dengan menimbun titik ambruk menggunakan material agregat. Upaya tersebut bertujuan memulihkan akses transportasi secepat mungkin. Sekitar pukul 18.35 WIB, kendaraan mulai dapat melintas kembali. Namun, arus lalu lintas masih diberlakukan sistem buka-tutup satu jalur secara bergantian.

Kepala BPJN Kalimantan Tengah, Robert Himawan Hamiseno, mengatakan perbaikan permanen segera disiapkan setelah penanganan darurat selesai. Selama proses tersebut, kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) dilarang melintasi ruas jalan. Kebijakan itu diterapkan untuk mengurangi beban pada konstruksi sementara. Pengguna jalan juga diminta mematuhi arahan petugas demi menjaga keselamatan.

Ambruknya box culvert memicu perhatian berbagai pihak karena jalur tersebut merupakan akses logistik penting di Kalimantan Tengah. Sejumlah anggota DPRD Kalteng meminta BPJN mengevaluasi kondisi jembatan dan box culvert di sepanjang Jalan Trans Kalimantan. Pemeriksaan menyeluruh dinilai penting agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi. Infrastruktur yang telah berusia tua juga diminta menjadi prioritas evaluasi.

Hingga kini, BPJN terus memantau kondisi lokasi sambil menyiapkan perbaikan permanen. Masyarakat diimbau mengikuti rekayasa lalu lintas yang masih berlaku. Pengemudi kendaraan berat diminta menunda perjalanan hingga pembatasan dicabut. Pemerintah berharap akses di jalur vital tersebut segera pulih sepenuhnya. Dengan penanganan yang cepat, distribusi barang dan mobilitas masyarakat diharapkan kembali normal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Cibubur Macet Parah, Pengguna Jalan Diimbau Cari Jalur Alternatif
Next post Dishub Ungkap Penyebab Utama Kemacetan di Stasiun Bekasi, Penumpang Capai 80.000 per Hari