Harga Emas Dunia Naik Lebih dari 7 Persen Sepekan

Read Time:1 Minute, 14 Second

Harga emas dunia mencatat kenaikan tajam selama sepekan terakhir. Logam mulia itu menguat lebih dari 7 persen di pasar global. Kenaikan tersebut menjadi yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Investor kembali memburu emas sebagai aset aman. Kondisi itu dipicu meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Pelemahan dolar Amerika Serikat juga turut mendukung penguatan harga emas. Permintaan dari bank sentral berbagai negara ikut menjaga tren kenaikan tersebut.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu Amerika Serikat, harga emas spot berada di kisaran US$3.885 per troy ounce. Sepanjang pekan, harga logam mulia itu naik sekitar 7,3 persen. Kontrak berjangka emas Amerika Serikat juga menguat sejalan dengan pasar spot. Analis menilai kenaikan dipicu arus dana yang masuk ke instrumen investasi aman. Pelaku pasar merespons meningkatnya ketegangan perdagangan dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Selain faktor geopolitik, ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral Amerika Serikat turut mendukung harga emas. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mengurangi biaya peluang memegang emas. Kondisi tersebut membuat logam mulia lebih menarik dibandingkan aset berbunga. Di sisi lain, pelemahan indeks dolar membuat emas lebih murah bagi pembeli luar Amerika Serikat. Kombinasi faktor tersebut memperkuat permintaan emas sepanjang pekan.

Analis memperkirakan harga emas masih berpotensi bergerak tinggi dalam jangka pendek. Pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi perkembangan ekonomi global dan kebijakan bank sentral. Investor juga akan mencermati data inflasi serta kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat. Meski prospeknya masih positif, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi. Volatilitas diperkirakan tetap tinggi selama ketidakpastian ekonomi dan geopolitik belum mereda.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Indonesia dan India Bahas Perjanjian Dagang Bilateral, Targetkan Akses Pasar Lebih Luas
Next post Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Selama Sepekan, Ini Sebabnya