Baru! Ini Kedai Makan Peraih Michelin Bib Gourmand 2026 Singapura

Read Time:1 Minute, 18 Second

Michelin Guide mengumumkan daftar Bib Gourmand Singapura 2026 pada 28 Juli 2026. Sebanyak 97 tempat makan berhasil mendapatkan penghargaan tersebut tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari 89 tempat makan pada edisi 2025. Bib Gourmand diberikan kepada tempat makan berkualitas dengan harga yang dinilai sepadan.

Tahun ini terdapat 10 pendatang baru yang berhasil masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Mereka adalah Boon Keng Road Fish Head Bee Hoon dan Hup Kee Fried Oyster Omelette. Ada juga Jia Xiang, King of Laksa, Rajarani Thosai, dan Seng Kee Black Chicken Herbal Soup. Tian Nan Xing Minced Pork Noodle turut memperoleh penghargaan untuk pertama kalinya.

Tiga nama lainnya adalah Xiangyee, Xiu Ji Ikan Bilis Yong Tau Fu, dan Yi Pin Braised Duck Kway Chap. Daftar tersebut memperlihatkan keragaman kuliner Singapura, mulai hidangan hawker hingga masakan regional China. Xiangyee menawarkan masakan Hunan dengan sejumlah bahan yang didatangkan langsung dari China. Rajarani Thosai dikenal menawarkan thosai segar dengan hampir 20 pilihan isian.

Sejumlah kedai pendatang baru juga memiliki sejarah panjang dalam dunia kuliner Singapura. Tian Nan Xing Minced Pork Noodle disebut telah beroperasi selama sekitar satu abad. Usaha tersebut kini dijalankan oleh generasi ketiga dan keempat keluarga pendirinya. Hup Kee Fried Oyster Omelette juga memiliki sejarah sekitar 50 tahun sebagai usaha kuliner.

Menariknya, 17 tempat makan mempertahankan Bib Gourmand sejak Michelin Guide Singapura pertama kali hadir. Beberapa di antaranya adalah Tian Tian Hainanese Chicken Rice, Kok Sen, dan Bismillah Biryani. Song Fa Bak Kut Teh di New Bridge Road juga termasuk dalam kelompok tersebut. Michelin Guide Singapura 2026 edisi lengkap dijadwalkan diumumkan pada 4 Agustus 2026.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Prabowo: Presiden Korsel Minta Saya ke Korea Utara untuk Buka Dialog
Next post Kuliner Jadi Jendela Budaya, Airbnb Ungkap Tren Baru Cara Wisatawan Menjelajahi Indonesia