KPK OTT Bupati Pemalang, NasDem Heran Kepala Daerah Tak Mawas Diri
Partai NasDem menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pemalang. NasDem mengaku prihatin atas kembali terjeratnya kepala daerah dalam kasus dugaan korupsi. Partai tersebut menilai para pejabat daerah seharusnya lebih mawas diri dan menjadikan berbagai kasus sebelumnya sebagai pelajaran penting.
Menurut NasDem, upaya pemberantasan korupsi harus diimbangi dengan meningkatnya kesadaran para penyelenggara negara. Kepala daerah diharapkan menjalankan tugas secara transparan dan mematuhi seluruh ketentuan hukum. Dengan demikian, praktik penyalahgunaan wewenang dapat dicegah sejak awal.
Sementara itu, KPK menyatakan operasi tangkap tangan dilakukan setelah menemukan dugaan tindak pidana korupsi. Sejumlah pihak diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga proses penyidikan berlangsung, KPK masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat.
NasDem juga mendorong seluruh kepala daerah memperkuat integritas selama menjalankan pemerintahan. Menurut partai tersebut, jabatan publik merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepatuhan terhadap hukum dinilai menjadi syarat utama dalam membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Proses hukum yang dilakukan KPK masih terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selama belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, setiap pihak yang diperiksa tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah.
