Investasi Industri Baja Turun 22,4%, IISIA Minta Pemerintah Perkuat Kepastian Regulasi
Investasi industri baja nasional mengalami penurunan sebesar 22,4 persen. Kondisi tersebut membuat Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA) meminta pemerintah memperkuat kepastian regulasi.Penurunan investasi tersebut dinilai dapat memengaruhi perkembangan industri baja dalam negeri. IISIA menyebut kepastian kebijakan menjadi faktor penting untuk menjaga minat investor terhadap sektor tersebut.Ketua IISIA Purwono Widodo menjelaskan industri baja membutuhkan aturan yang konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, perubahan regulasi yang terlalu sering dapat meningkatkan risiko bagi pelaku usaha.
Industri baja memiliki peran penting dalam mendukung berbagai sektor ekonomi nasional. Sektor konstruksi, manufaktur, infrastruktur, hingga proyek strategis pemerintah membutuhkan pasokan produk baja.IISIA berharap pemerintah dapat menciptakan iklim investasi yang lebih stabil. Kepastian regulasi dinilai mampu mendorong pelaku industri meningkatkan kapasitas produksi dan melakukan ekspansi usaha.
Selain regulasi, IISIA juga mendorong pemerintah memperhatikan tantangan industri baja global. Persaingan produk impor dan kondisi pasar dunia menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, industri baja nasional diharapkan mampu kembali menarik investasi. Penguatan sektor ini juga dinilai penting untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
