Mendagri dan gubernur se-Papua bertekad sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Papua. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama seluruh gubernur dan wakil gubernur se-Tanah Papua yang berlangsung di Jayapura, yang juga menjadi forum koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kesempatan itu, Mendagri meminta seluruh kepala daerah di Papua untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus. Ia menekankan bahwa data yang dihasilkan sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini mencakup pendataan seluruh aktivitas ekonomi, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga skala besar, termasuk kondisi sosial ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.
Para gubernur se-Tanah Papua menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut di daerah masing-masing. Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
Data hasil sensus nantinya akan menjadi acuan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Pemerintah juga berharap hasilnya dapat memperkuat perencanaan ekonomi yang lebih efektif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
