Purbaya Pamer Utang RI Dapat Rating AAA dari China: Rata Kanan!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan utang Indonesia memperoleh peringkat AAA dengan prospek stabil dari China. Penilaian itu diberikan oleh Lianhe Credit Rating menjelang penerbitan perdana Panda Bond Indonesia. Purbaya menyebut capaian tersebut sebagai bukti kepercayaan pasar keuangan China terhadap kondisi fiskal Indonesia. Ia bahkan menyebut posisi Indonesia kini “rata kanan” karena berhasil meraih peringkat tertinggi di pasar tersebut.
Pemerintah berencana menerbitkan Panda Bond senilai 1 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp16 triliun. Nilai itu sengaja dibatasi karena menjadi penerbitan perdana Indonesia di pasar obligasi domestik China. Purbaya meyakini permintaan investor akan jauh melampaui jumlah obligasi yang ditawarkan. Menurutnya, peringkat AAA menjadi salah satu faktor yang meningkatkan daya tarik instrumen tersebut.
Panda Bond merupakan surat utang berdenominasi yuan yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan asing di pasar China. Instrumen itu diharapkan memperluas sumber pembiayaan negara sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasar obligasi konvensional. Pemerintah juga menilai diversifikasi pembiayaan penting untuk menjaga stabilitas fiskal jangka panjang. Langkah tersebut sejalan dengan strategi memperluas basis investor internasional.
Purbaya memastikan pengelolaan utang tetap dilakukan secara hati-hati dan terukur. Pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan fiskal melalui pengendalian defisit dan rasio utang terhadap produk domestik bruto. Peringkat AAA dari lembaga pemeringkat China diharapkan memperkuat kepercayaan investor global terhadap ekonomi Indonesia. Keberhasilan itu juga menjadi modal penting bagi pemerintah dalam memperoleh pembiayaan dengan biaya yang lebih kompetitif.
