49 Tahun Pasar Modal RI, OJK Ungkap Investor Tembus 30,27 Juta

Read Time:1 Minute, 12 Second

Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 30,27 juta. Data tersebut disampaikan dalam peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia. Acara berlangsung di Jakarta pada Senin, 10 Agustus 2026. OJK menilai pencapaian itu mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal nasional. Pertumbuhan investor juga didukung penguatan literasi keuangan dan digitalisasi layanan investasi. Momentum peringatan tersebut menjadi evaluasi perkembangan industri pasar modal Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK menegaskan dominasi investor ritel menjadi kekuatan penting pasar domestik. Basis investor yang besar membantu menjaga stabilitas saat pasar menghadapi tekanan global. OJK mencatat jumlah investor terus bertambah dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan minat investasi masyarakat masih terjaga. Berbagai program edukasi keuangan turut memperluas partisipasi investor baru. Kolaborasi bersama Bursa Efek Indonesia juga terus diperkuat.

Selain peningkatan investor, jumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia juga terus bertambah. OJK menilai perkembangan itu memperluas pilihan investasi masyarakat. Pendalaman pasar keuangan menjadi fokus untuk meningkatkan daya saing nasional. Pengembangan instrumen investasi juga terus dilakukan sesuai kebutuhan pelaku pasar. Perlindungan investor tetap menjadi prioritas dalam pengawasan industri keuangan. Langkah tersebut diharapkan menjaga kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

OJK berharap tren pertumbuhan investor berlanjut sepanjang 2026. Peningkatan literasi keuangan dinilai menjadi faktor utama memperbesar partisipasi masyarakat. OJK juga mengajak masyarakat memahami risiko sebelum berinvestasi. Investor diimbau menggunakan platform resmi yang memiliki izin pengawasan. Pasar modal diharapkan terus menjadi sumber pembiayaan pembangunan nasional. Kepercayaan investor dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Shopee dan Tokopedia Refund Dana Penjual usai Pajak E-Commerce Ditunda
Next post Tol Dalam Kota Cawang Arah Tebet Macet Senin Pagi