Gara-gara Menu ‘Mee Pok’, Kopitiam 95 Tahun Ini Dituding Jual Babi

Read Time:1 Minute, 18 Second

Sebuah kopitiam berusia 95 tahun di Segamat, Johor, Malaysia, menjadi sorotan setelah dituduh menjual daging babi. Tuduhan muncul akibat kesalahpahaman terhadap menu bernama “Mee Pok” yang tercantum dalam daftar makanan. Seorang pengguna media sosial mengira kata “Pok” berarti “Pork” atau babi. Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu beragam reaksi di dunia maya. Padahal, “Mee Pok” merupakan jenis mi pipih khas Teochew yang tidak merujuk pada bahan daging babi.

Pemilik kopitiam menegaskan seluruh makanan yang dijual tidak mengandung babi. Ia menyayangkan tuduhan tersebut karena dinilai merusak reputasi usaha keluarga yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1931. Setelah pemberitaan meluas, banyak pelanggan dan masyarakat memberikan dukungan kepada pihak kopitiam. Mereka menilai tuduhan itu muncul akibat kesalahpahaman terhadap istilah kuliner. Sejumlah pihak juga mengingatkan pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial.

Pemilik usaha mengaku awalnya tidak berniat menempuh jalur hukum. Namun, setelah mendapat dukungan dari masyarakat dan bantuan tim kuasa hukum, mereka mulai mempertimbangkan langkah hukum. Proses konsultasi dengan pengacara sedang dilakukan untuk menentukan tindakan selanjutnya. Menurut pemilik, penyebaran informasi yang tidak benar telah memengaruhi citra usaha. Mereka berharap kasus tersebut menjadi pelajaran agar tidak mudah menyebarkan tuduhan tanpa bukti yang jelas.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya memahami istilah kuliner sebelum menarik kesimpulan. Dalam tradisi kuliner Teochew, “Mee Pok” merujuk pada mi telur pipih yang umum disajikan dengan berbagai pilihan topping. Nama tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kata “pork” dalam bahasa Inggris. Banyak warganet menilai kesalahan memahami istilah tersebut seharusnya dapat dihindari melalui pengecekan sederhana. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa informasi di media sosial perlu diverifikasi sebelum dipercaya atau disebarluaskan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Ketua MPR Sambangi BPK, Beri Undangan Sidang Tahunan 14 Agustus
Next post Jualan Gado-gado di Mekkah, Lapak Ibu Madura Ini Laris Manis!