Jadi Kepala BGN, Apakah Sudaryono Siap Mendapat Berbagai Tekanan?
Sudaryono menegaskan dirinya siap menghadapi berbagai tantangan setelah dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyadari jabatan tersebut membawa tanggung jawab besar, terutama dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis. Meski demikian, Sudaryono menilai setiap amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengakui pelaksanaan program nasional akan diwarnai kritik dan berbagai tekanan. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari proses memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Sudaryono mengatakan BGN tidak dapat bekerja sendiri dalam menyukseskan program pemenuhan gizi nasional. Ia mengajak seluruh kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat membangun kolaborasi yang kuat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada kerja sama semua pihak. Ia juga menegaskan BGN terbuka terhadap kritik, saran, dan evaluasi dari masyarakat. Masukan tersebut akan menjadi bahan perbaikan dalam menjalankan tugas.
Mantan Wakil Menteri Pertanian itu juga menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi praktik penyimpangan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak percaya kepada pihak yang mengatasnamakan dirinya. Seluruh proses pelaksanaan program harus mengikuti mekanisme resmi yang berlaku. Sudaryono memastikan setiap kebijakan akan dijalankan secara transparan dan akuntabel. Ia ingin menjaga kepercayaan publik terhadap Badan Gizi Nasional.
Sudaryono optimistis berbagai tantangan dapat dihadapi melalui kerja keras dan koordinasi yang baik. Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran penting meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, seluruh jajaran BGN diminta bekerja secara profesional dan berintegritas. Sudaryono berharap dukungan masyarakat terus mengalir selama pelaksanaan program berlangsung. Ia meyakini kolaborasi menjadi kunci utama mencapai target pemerintah.
