Alasan PWNU Jatim Tunjuk Gus Kikin Jadi Calon Ketum PBNU, Berpengalaman Bisnis-Organisasi

Read Time:1 Minute, 16 Second

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur resmi mengusulkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dukungan tersebut diberikan menjelang Muktamar NU ke-35 setelah melalui pembahasan internal bersama para kiai dan pengurus wilayah. PWNU Jatim menilai Gus Kikin memiliki rekam jejak yang kuat dalam memimpin organisasi sekaligus mengembangkan berbagai unit usaha pesantren. Pengalaman itu dinilai menjadi modal penting untuk membawa NU menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Menurut PWNU Jawa Timur, Gus Kikin memiliki kemampuan membangun sinergi antara dunia pendidikan, ekonomi, dan organisasi. Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, ia dinilai berhasil mengembangkan berbagai sektor usaha yang mendukung kemandirian lembaga. Pengalaman tersebut dianggap relevan dengan kebutuhan NU untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin. Selain itu, Gus Kikin juga dinilai memahami tata kelola organisasi karena telah lama aktif di lingkungan NU.

PWNU Jatim menegaskan dukungan kepada Gus Kikin bukan semata berdasarkan popularitas, melainkan kapasitas kepemimpinan yang telah teruji. Sosoknya dinilai mampu menjaga tradisi keulamaan sekaligus mendorong inovasi dalam pengembangan organisasi. Kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai kalangan juga menjadi salah satu pertimbangan utama. Dukungan tersebut diharapkan memperkuat konsolidasi NU menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35.

Muktamar NU ke-35 diproyeksikan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi untuk beberapa tahun ke depan. Proses pemilihan Ketua Umum PBNU diperkirakan berlangsung dinamis dengan munculnya sejumlah nama yang mendapat dukungan dari berbagai wilayah. PWNU Jawa Timur berharap seluruh tahapan muktamar berjalan tertib dan tetap mengedepankan musyawarah. Mereka juga mengajak seluruh warga Nahdliyin menjaga persatuan demi kemajuan organisasi di masa mendatang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Bobby Nasution “Walk Out” dari Rapat Paripurna DPRD Sumut, Bagaimana Awal Mulanya?
Next post Cari Bakmi Hits di Bandung? Ini 7 Tempat Favorit yang Bikin Nagih