Defisit APBN Purbaya Diramal Melebar jadi 2,85%, Setara Rp734,3 Triliun

Read Time:1 Minute, 2 Second

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2026 melebar menjadi 2,85 persen. Nilainya diperkirakan mencapai Rp734,3 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibanding target awal APBN 2026. Meski demikian, pemerintah menilai pelebaran defisit masih berada dalam batas aman. Proyeksi itu disampaikan saat pemaparan perkembangan APBN kepada DPR.

Purbaya menjelaskan pelebaran defisit dipengaruhi peningkatan belanja negara untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah tetap mengutamakan belanja produktif dan program prioritas. Pendapatan negara diproyeksikan meningkat sepanjang 2026. Namun, kenaikan belanja diperkirakan berlangsung lebih cepat dibanding penerimaan negara. Kondisi tersebut membuat ruang defisit menjadi lebih lebar.

Meski defisit bertambah, pemerintah memastikan pengelolaan fiskal tetap berkelanjutan. Purbaya menegaskan rasio defisit masih berada di bawah batas tiga persen terhadap produk domestik bruto. Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan disiplin fiskal. Strategi pembiayaan dilakukan secara hati-hati untuk menjaga kepercayaan investor. Kebijakan tersebut diharapkan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Pemerintah juga memperkirakan pendapatan negara 2026 mampu melampaui target APBN. Reformasi perpajakan dan perbaikan administrasi penerimaan menjadi penopang utama optimisme tersebut. Selain itu, efisiensi belanja terus dilakukan agar kualitas pengeluaran meningkat. Purbaya meyakini kombinasi kebijakan fiskal dan reformasi struktural mampu menjaga kesehatan APBN. Pemerintah berharap langkah tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan hingga akhir tahun.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Uang Primer Tumbuh 13,8% Jadi Rp2.228 Triliun per Juni 2026
Next post Sat PJR Polda Riau Gercep Evakuasi Korban Kecelakaan Bus Pelangi di Tol Pekanbaru-Dumai