Sudaryono Luruskan Soal Guru Cicipi MBG, Bukan Hanya Guru yang Terlibat

Read Time:1 Minute, 5 Second

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjelaskan polemik guru yang diminta mencicipi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, keterlibatan guru bukan sekadar meminta mereka menjadi pencicip makanan. Peran tersebut berkaitan dengan pengawasan dan edukasi selama pelaksanaan MBG di sekolah.

Sudaryono menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi tata kelola MBG di sekolah pada Sabtu (8/8/2026). Ia meminta guru dan tenaga kependidikan ikut mengawasi pelaksanaan program. Guru juga didorong makan bersama siswa di dalam kelas. Langkah itu bertujuan membangun kebiasaan makan yang tertib dan bersih.

Dalam pelaksanaannya, guru diminta berperan sebagai pemeriksa organoleptik terakhir. Pemeriksaan organoleptik dilakukan dengan memperhatikan tampilan, aroma, rasa, dan kondisi makanan. Namun, Sudaryono menekankan bahwa keterlibatan tersebut bukan hanya tanggung jawab guru. Tenaga kependidikan juga diharapkan ikut mendukung pengawasan program.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti turut menegaskan posisi guru dalam pelaksanaan MBG. Ia menyebut keterlibatan guru tidak dimaksudkan untuk menambah beban pekerjaan. Peran mereka lebih diarahkan untuk memastikan program berjalan baik di lingkungan sekolah. Guru juga membantu memberikan edukasi mengenai pola makan dan kebersihan.

Kebijakan tersebut muncul ketika BGN memperketat pengawasan keamanan pangan MBG. BGN juga meminta makanan yang tidak layak segera dikembalikan dan tidak dikonsumsi. Sudaryono sebelumnya menetapkan makanan MBG maksimal dikonsumsi empat jam setelah proses memasak selesai. Aturan itu bertujuan mengurangi risiko makanan mengalami penurunan kualitas sebelum dikonsumsi siswa.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Xavi Hernandez Bertekad Hidupkan Lagi Total Voetbal di Timnas Belanda
Next post Burger Keju 5 Kg Viral, Ukurannya Bikin Foodies Penasaran