Jualan Gado-gado di Mekkah, Lapak Ibu Madura Ini Laris Manis!
Seorang ibu asal Sampang, Madura, mencuri perhatian setelah berjualan gado-gado di Kota Mekkah, Arab Saudi. Lapaknya menjadi viral usai dibagikan oleh kreator konten Fadhil Raihan melalui akun TikTok @fadhilraihannn. Video tersebut diunggah pada 4 Agustus 2026 dan memperlihatkan warung sederhana di kawasan Jabal Khandamah. Lokasi itu berada di area perbukitan yang menghadap Kota Mekkah. Kehadiran kuliner khas Indonesia tersebut menarik perhatian banyak warga Indonesia yang berada di Tanah Suci.
Penjual mengaku berasal dari Sampang, Madura, sementara keluarganya masih tinggal di Indonesia. Ia menyajikan gado-gado dengan lontong, sayuran rebus, dan bumbu kacang yang diulek langsung. Tingkat kepedasan juga dapat disesuaikan sesuai permintaan pembeli. Satu porsi gado-gado dijual seharga 10 riyal Arab Saudi atau sekitar Rp47 ribu. Harga tersebut dinilai sepadan karena porsinya cukup mengenyangkan. Racikan khas Nusantara itu menjadi obat rindu bagi jamaah dan diaspora Indonesia.
Penjual menjelaskan dirinya hanya berjualan pada sore hari di kawasan Jabal Khandamah. Pada pagi hari, ia membuka lapak di kawasan Arafat untuk melayani pelanggan. Selain gado-gado, kawasan tersebut juga memiliki beberapa pedagang makanan Indonesia lainnya. Pengunjung dapat menemukan bakso, mi ayam, gorengan, hingga es buah. Menurut Fadhil, mayoritas pembeli merupakan warga Indonesia yang sedang berada di Mekkah. Ia juga mengingatkan pengunjung membawa uang tunai karena transaksi belum menerima pembayaran non-tunai.
Video tersebut mendapat sambutan hangat dari warganet Indonesia. Banyak yang berharap dapat mencicipi gado-gado itu saat berkunjung ke Mekkah. Kisah tersebut menunjukkan kuliner Indonesia tetap diminati meski berada jauh dari tanah air. Kehadiran pedagang makanan Nusantara juga membantu mengobati kerinduan jamaah terhadap cita rasa Indonesia. Fenomena ini menjadi bukti bahwa kuliner Indonesia mampu bertahan dan berkembang di berbagai belahan dunia.
