7 Menu Sarapan Khas Ini Wajib Kamu Coba di Makassar
Makassar tidak hanya terkenal dengan wisata bahari, tetapi juga memiliki beragam kuliner menarik untuk sarapan. Masyarakat setempat terbiasa menikmati makanan ringan hingga hidangan berbahan daging sejak pagi. Beberapa menu bahkan mudah ditemukan melalui pedagang keliling dan warung tradisional. Wisatawan bisa menjadikan sarapan sebagai kesempatan mengenal kekayaan kuliner Kota Daeng.
Pertama adalah nasi kuning yang dimasak bersama kunyit, santan, dan berbagai rempah. Hidangan ini biasanya dilengkapi telur, ayam, ikan, sambal goreng, atau lauk lainnya. Kedua adalah bassang, bubur berbahan jagung pulut yang memiliki rasa sederhana dan mengenyangkan. Bassang biasanya dinikmati dalam keadaan hangat dan masih ditemukan pada sejumlah pedagang pagi.
Ketiga adalah coto Makassar yang menggunakan daging sapi dan jeroan dengan kuah kaya rempah. Hidangan ini dapat dinikmati bersama burasa atau ketupat sebagai pendamping. Keempat adalah songkolo atau sokko yang terbuat dari beras ketan putih maupun hitam. Songkolo umumnya dilengkapi ikan teri, telur, sambal, dan olahan kelapa.
Kelima adalah pallubasa yang sekilas terlihat mirip dengan coto Makassar. Perbedaannya terdapat pada racikan bumbu, termasuk penggunaan kelapa sangrai dalam pallubasa. Keenam adalah buroncong, jajanan berbahan tepung terigu, kelapa muda, dan santan. Buroncong paling nikmat disantap hangat bersama kopi atau teh pada pagi hari.
Pilihan ketujuh adalah taripang, kue tradisional dengan lapisan gula merah yang memberikan rasa manis. Taripang biasanya ditemukan bersama berbagai jajanan tradisional lainnya di Makassar. Tujuh menu tersebut menawarkan karakter berbeda, mulai makanan berat hingga camilan pendamping minuman hangat. Wisatawan sebaiknya datang pagi karena beberapa penjual hanya beroperasi sampai menjelang siang.
