Wisata Kuliner Kampung Nelayan Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengembangan Ekonomi Biru ASEAN
Wisata kuliner Kampung Nelayan di Banyuwangi menjadi contoh pengembangan ekonomi biru yang menarik perhatian negara-negara ASEAN. Kawasan tersebut dinilai berhasil memadukan sektor perikanan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Konsep itu diperkenalkan kepada delegasi ASEAN dalam rangkaian kegiatan ASEAN Blue Economy Innovation Project. Banyuwangi dinilai mampu mengoptimalkan potensi laut tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Model tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah pesisir lainnya.
Kampung Nelayan Banyuwangi menawarkan beragam hidangan laut segar yang diolah langsung oleh pelaku usaha lokal. Pengunjung dapat menikmati aneka menu hasil tangkapan nelayan dengan harga terjangkau. Aktivitas kuliner tersebut menciptakan nilai tambah bagi hasil perikanan masyarakat. Selain meningkatkan pendapatan nelayan, usaha kuliner juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Ekosistem ekonomi lokal pun berkembang melalui kolaborasi berbagai pelaku usaha.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong pengembangan ekonomi biru melalui berbagai program. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas produk perikanan dan memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat. Pemerintah juga memberikan pelatihan kepada pelaku usaha agar mampu meningkatkan daya saing. Pendekatan tersebut dinilai mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian sumber daya laut. Model ini mendapat apresiasi dari peserta forum ASEAN.
Delegasi ASEAN menilai konsep yang diterapkan Banyuwangi layak dikembangkan di berbagai negara anggota. Sinergi antara sektor perikanan, pariwisata, dan usaha mikro dianggap mampu memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Pendekatan tersebut juga mendukung ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah berharap kolaborasi regional semakin mempercepat pengembangan ekonomi biru di kawasan ASEAN. Banyuwangi pun diharapkan terus menjadi contoh praktik pembangunan pesisir yang berkelanjutan.
