Bertahan 35 Tahun, Bolang-baling Semarang Masih Dimasak Pakai Kayu Bakar

Read Time:1 Minute, 14 Second

Bolang-baling menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih bertahan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Kudapan berbahan dasar tepung itu telah diproduksi selama sekitar 35 tahun oleh pelaku usaha setempat. Keunikan bolang-baling ini terletak pada proses memasaknya yang masih menggunakan kayu bakar. Cara tradisional tersebut dipertahankan untuk menjaga cita rasa dan tekstur khas. Hingga kini, jajanan tersebut tetap diminati pelanggan dari berbagai daerah.

Proses pembuatan bolang-baling dimulai dari adonan tepung yang difermentasi sebelum dibentuk memanjang. Adonan kemudian digoreng menggunakan tungku berbahan bakar kayu hingga berwarna keemasan. Penggunaan kayu bakar menghasilkan panas yang stabil sehingga bolang-baling matang merata. Aroma khas dari proses memasak juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Metode tersebut tetap dipertahankan meski peralatan modern semakin berkembang.

Setiap hari, penjual mampu menghabiskan ratusan bolang-baling kepada pelanggan yang datang sejak pagi. Pembeli tidak hanya berasal dari Semarang, tetapi juga wisatawan dari luar kota. Banyak pelanggan mengaku sengaja datang karena ingin menikmati cita rasa yang sulit ditemukan di tempat lain. Harga yang terjangkau juga membuat jajanan tradisional ini tetap diminati berbagai kalangan. Keaslian rasa menjadi alasan utama pelanggan terus kembali membeli.

Pelaku usaha berharap bolang-baling tetap dikenal oleh generasi muda sebagai bagian dari kuliner khas Semarang. Mereka juga berkomitmen mempertahankan cara produksi tradisional meski membutuhkan tenaga lebih besar. Menurutnya, kualitas rasa menjadi prioritas utama dalam menjalankan usaha keluarga tersebut. Kehadiran pelanggan setia menjadi penyemangat untuk terus melestarikan jajanan tradisional. Bolang-baling pun tetap menjadi salah satu ikon kuliner legendaris di Kota Semarang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Mesin Roti Gratis di Dubai hingga Ide Bekal Sekolah Anti Ribet