Dendeng Ikan Manis Eretan Wetan, Cita Rasa Khas Indramayu yang Kian Diminati
Dendeng ikan manis dari Desa Eretan Wetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, semakin dikenal sebagai kuliner khas pesisir. Produk olahan tersebut dibuat dari ikan segar hasil tangkapan nelayan setempat. Proses pengolahan dilakukan secara tradisional dengan memadukan bumbu rempah dan gula. Cita rasanya yang gurih serta manis menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan pembeli. Permintaan produk juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Dendeng ikan manis diproduksi oleh pelaku usaha mikro yang mempertahankan resep turun-temurun. Jenis ikan yang digunakan umumnya ikan manyung, ikan pari, dan beberapa ikan laut lainnya. Setelah dibumbui, ikan dijemur hingga menghasilkan tekstur yang lebih awet. Produk tersebut dapat bertahan cukup lama tanpa mengurangi cita rasanya. Kondisi itu membuat dendeng ikan menjadi pilihan oleh-oleh khas Indramayu.
Meningkatnya minat konsumen turut mendorong pelaku usaha memperluas pemasaran melalui platform digital. Penjualan tidak hanya dilakukan di pasar tradisional, tetapi juga melalui media sosial dan lokapasar. Langkah tersebut membantu produk menjangkau pembeli dari berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah daerah juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui pelatihan dan promosi. Upaya itu bertujuan meningkatkan daya saing produk olahan perikanan lokal.
Pelaku usaha berharap popularitas dendeng ikan manis terus meningkat seiring berkembangnya sektor pariwisata Indramayu. Mereka juga berkomitmen menjaga kualitas produk dengan menggunakan bahan baku segar. Keaslian rasa menjadi faktor penting untuk mempertahankan kepercayaan konsumen. Pemerintah berharap produk khas Eretan Wetan mampu memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Kuliner tradisional tersebut juga diharapkan menjadi identitas unggulan Kabupaten Indramayu di tingkat nasional.
