BPS Catat Harga Oli-Bensin Jadi Pendorong Inflasi per Juni 2026

Read Time:51 Second

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi Juni 2026 dipengaruhi oleh kenaikan harga sejumlah komoditas. Harga oli dan bensin menjadi dua penyumbang utama inflasi pada periode tersebut.

Kepala BPS menjelaskan kelompok transportasi memberikan andil cukup besar terhadap inflasi bulanan. Kenaikan harga bahan bakar dan pelumas mendorong peningkatan biaya operasional kendaraan masyarakat.

Selain bensin dan oli, beberapa komoditas pangan juga masih memberikan tekanan terhadap inflasi. Namun, besarnya pengaruh berbeda di setiap daerah sesuai kondisi pasokan dan permintaan. BPS menyebut pasokan yang terjaga mampu menahan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

Menurut BPS, inflasi tetap berada dalam kisaran yang terkendali. Kondisi tersebut didukung oleh koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga. Berbagai langkah dilakukan melalui penguatan distribusi barang, operasi pasar, serta pengawasan ketersediaan pasokan di sejumlah wilayah.

Bank Indonesia dan pemerintah terus memantau perkembangan inflasi sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi. Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. BPS berharap pengendalian inflasi tetap berjalan efektif sehingga tekanan harga dapat dijaga pada bulan-bulan berikutnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Suku Bunga Naik, Bank Jakarta Pilih Pertumbuhan Berkualitas
Next post BPS: Inflasi Juni 3,34 Persen, Transportasi Jadi Pendorong Utama