Satay by the Bay Tutup, Jejak Satay Club Ikonik Singapura Kembali Jadi Nostalgia

Read Time:1 Minute, 32 Second

Warga Singapura akan kehilangan salah satu tempat makan yang memiliki nilai nostalgia. Satay by the Bay di Gardens by the Bay akan berhenti beroperasi mulai 1 Oktober 2026. Hari terakhir operasionalnya dijadwalkan pada 30 September 2026.

Satay by the Bay pertama kali dibuka pada 2013. Tempat makan terbuka tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi menikmati kuliner lokal dengan pemandangan tepi perairan. Pengunjung dapat menemukan sate, kepiting cabai, sayap ayam bakar, dan berbagai hidangan khas Singapura.

Penutupannya berkaitan dengan pembangunan Wetlands by the Bay. Proyek tersebut akan memperluas kawasan lahan basah di Gardens by the Bay hingga sekitar lima hektare. Area baru itu juga akan menghadirkan fasilitas makan tepi perairan yang diperbarui.

Meski baru berusia sekitar 13 tahun, Satay by the Bay memiliki hubungan kuat dengan sejarah Satay Club. Jejak kuliner tersebut dipercaya bermula pada akhir 1940-an di kawasan Beach Road. Satay Club kemudian berpindah ke Esplanade pada 1970-an dan menjadi tempat makan malam populer.

Pada 1995, Satay Club di Esplanade ditutup karena pembangunan kawasan tersebut. Sebagian pedagang kemudian berpindah ke Clarke Quay dan melanjutkan tradisi kuliner tersebut. Satay Club di Clarke Quay akhirnya ikut berhenti beroperasi pada 2005.

Karena sejarah panjang tersebut, kabar penutupan Satay by the Bay kembali memunculkan rasa kehilangan. Bagi sebagian warga lokal, tempat tersebut bukan sekadar pusat makanan. Suasana makan terbuka dan hidangan sate mengingatkan mereka pada budaya makan malam Singapura masa lalu.

Gardens by the Bay menyebut kawasan baru tersebut akan menghadirkan pengalaman makan tepi perairan yang diperbarui. Wetlands by the Bay dijadwalkan dibangun mulai kuartal pertama 2027 dan dibuka secara bertahap mulai akhir 2028.

Dengan penutupan ini, nama Satay Club kembali menjadi bagian penting dari sejarah kuliner Singapura. Warisan tersebut mungkin terus hidup melalui pedagang dan tempat makan lain. Namun, bagi warga yang memiliki kenangan pribadi, suasana Satay by the Bay tetap menjadi pengalaman yang sulit digantikan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Jhon Field Jadi Saksi Mahkota, Ungkap Aliran Uang dalam Kasus Suap Bea Cukai