PKS Dukung Prabowo Jika Rekrut Orang Baru di Kabinet: Tak Harus dari Partai
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto apabila merekrut sosok baru ke dalam kabinet. Menurut PKS, pengisian jabatan menteri tidak harus berasal dari partai politik. Presiden dinilai memiliki hak prerogatif untuk memilih figur terbaik sesuai kebutuhan pemerintahan. PKS menegaskan yang terpenting adalah kompetensi, integritas, dan kemampuan menjalankan program pemerintah. Sikap tersebut disampaikan sebagai respons terhadap pembahasan mengenai kemungkinan penyegaran kabinet.
Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid mengatakan partainya mendukung penuh keberhasilan pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan. Menurutnya, keberhasilan pemerintah lebih penting dibandingkan kepentingan politik jangka pendek. PKS juga menilai kalangan profesional dapat menjadi pilihan apabila memiliki kemampuan yang dibutuhkan. Kehadiran teknokrat dinilai mampu memperkuat efektivitas pemerintahan. Karena itu, pengisian kabinet tidak perlu dibatasi hanya kepada kader partai politik.
PKS menilai Presiden memiliki kewenangan penuh menentukan komposisi kabinet sesuai kebutuhan. Partai tersebut menghormati setiap keputusan yang diambil kepala negara terkait evaluasi maupun pengangkatan menteri. Menurut PKS, fokus utama saat ini adalah memastikan program pemerintah berjalan efektif. Evaluasi terhadap kinerja menteri juga dinilai sebagai hal yang wajar dalam pemerintahan. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan belum ada rencana perombakan kabinet pada awal Agustus 2026. Meski demikian, wacana mengenai penyegaran kabinet tetap menjadi perhatian publik dan kalangan politik. PKS menegaskan akan mendukung setiap langkah yang bertujuan meningkatkan kinerja pemerintahan. Partai tersebut berharap seluruh jajaran kabinet bekerja maksimal demi memenuhi harapan masyarakat. Dengan komposisi yang tepat, pemerintah diharapkan mampu menjalankan program prioritas secara lebih efektif dan berkelanjutan.
